![]() |
| Petugas saat evakuasi korban.(ft mit) |
Metropos.id II Sleman – Peristiwa tragis terjadi di jalur KA (kereta api) wilayah Kab. Sleman, Yogyakarta, Kamis (5/11/2026) dini hari. Seorang pria berusia 35 tahun asal Gunungkidul MD (meninggal dunia) setelah tertemper KA pengangkut bahan bakar minyak (BBM) yang melintas di kawasan Tegalyoso, Banyuraden, Kec. Gamping.
Korban diketahui berinisial EY (35), warga Candirejo, Kec. Semanu, Kab. Gunungkidul. Insiden maut tersebut terjadi di jalur KA KM 539+4 sekitar pukul 03.57 WIB.
Peristiwa bermula ketika KA pengangkut BBM dengan nomor lokomotif 2601 relasi Madiun–Sedayu melaju dari arah timur menuju barat.
Saat melintas di lokasi kejadian, masinis mendapati seorang laki-laki sedang berjalan di atas jalur rel KA.
Masinis yang melihat keberadaan korban langsung membunyikan semboyan 35 atau klakson lokomotif berulang kali sebagai peringatan. Namun, jarak yang sudah terlalu dekat membuat kecelakaan tidak dapat dihindari. Korban akhirnya tertemper KA dan MD di lokasi kejadian.
Polisi dan Tim Inafis Lakukan Olah TKP
Kasi Humas Polresta Sleman, Iptu Argo Anggoro, membenarkan adanya peristiwa tersebut.
Menurutnya, kejadian berlangsung saat kereta pengangkut BBM melintas di jalur KA KM 539+4, wilayah Tegalyoso, Banyuraden, Gamping.
"Saat tiba di KM 539+4, masinis mendapati seorang laki-laki berjalan di jalur rel KA. Masinis telah membunyikan semboyan 35 berulang kali, namun karena jarak sudah terlalu dekat, korban tertemper KA," kata Iptu Argo Anggoro, Kamis (5/11/2026).
Setelah menerima laporan kejadian, petugas Polsek Gamping bersama Tim Inafis Polresta Sleman, PMI, serta perangkat desa langsung mendatangi lokasi untuk melakukan penanganan.
Petugas kepolisian kemudian melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) guna mengumpulkan sejumlah bukti dan keterangan terkait insiden tersebut.
Jenazah korban selanjutnya dievakuasi menggunakan ambulans PMI menuju RS Bhayangkara Polda DIY untuk penanganan lebih lanjut.
Penyebab Kejadian Masih Diselidiki
Hingga kini, kepolisian belum dapat memastikan penyebab korban berada di jalur rel KA pada dini hari tersebut.
Polisi masih melakukan penyelidikan dengan mengumpulkan keterangan sejumlah saksi serta petunjuk lain di sekitar lokasi kejadian.
"Saat ini, kepolisian masih melakukan penyelidikan dan mengumpulkan keterangan saksi serta petunjuk lainnya guna mengetahui secara pasti penyebab kejadian tersebut," jelas Argo.
Di akhir keterangannya, Polresta Sleman mengingatkan masyarakat agar tidak melakukan aktivitas di sepanjang jalur rel KA.
Masyarakat diminta tidak berjalan, bermain, maupun melakukan kegiatan lainnya di atas rel karena kawasan tersebut merupakan area terbatas yang hanya diperuntukkan bagi perjalanan KA.
Imbauan tersebut disampaikan sebagai langkah pencegahan agar kejadian serupa tidak kembali terulang dan keselamatan masyarakat tetap terjaga.(mit/red).
Komentar